Tancap Gas Usai Borong Penghargaan Nasional, LAZISMU DIY Siapkan Inovasi Program Berdampak Luas pada 2027

BERITANET.ID : Menyusul kesuksesan besar dalam ajang Muhammadiyah Zakat Summit (MZS) 2026 di Semarang, LAZISMU Daerah Istimewa Yogyakarta langsung memasang target strategis untuk tahun mendatang. Lembaga amil zakat tingkat provinsi ini berkomitmen untuk terus merumuskan program-program yang semakin tajam dan berdampak langsung bagi masyarakat, baik dalam aspek penghimpunan maupun pendistribusian dana kedermawanan.

​Sebelumnya, dalam malam apresiasi LAZISMU Award 2026 yang dihelat pada Jumat (6/11/2026), kontingen DIY sukses memborong dua penghargaan terbaik sekaligus mengamankan lima posisi nominasi bergengsi. Dua predikat terbaik tersebut diraih oleh program Senyum di Ujung Senja pada Pilar Kemanusiaan dan program PIJAR (Pimpinan Berinfak Jamaah Bersinar) pada kategori Penghimpunan.

​Meski panen prestasi, Ketua Badan Pengurus LAZISMU DIY, Jefree Fahana, S.T., M.Kom., mengingatkan jajarannya agar tidak cepat berpuas diri. Ia menekankan bahwa trofi penghargaan bukanlah muara akhir dari gerakan filantropi, melainkan sekadar bentuk validasi atas kerja keras yang telah dilakukan oleh para amil, kantor layanan, hingga dukungan para donatur.

​”Harapannya, LAZISMU DIY terus memberikan inspirasi. Award ini hanya sebagai bentuk apresiasi, sedangkan tugas utama kita adalah menghadirkan program-program inovatif dan terus berkembang untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Ke depan, perlu dirumuskan kembali program-program yang semakin berdampak, baik dari sisi penghimpunan maupun pendistribusian dan pendayagunaan,” tegas Jefree saat ditemui usai acara.

​Jefree juga tak lupa melayangkan apresiasi tinggi atas kekompakan jaringan internalnya, mulai dari tingkat wilayah, daerah di kabupaten dan kota, hingga kantor-kantor layanan. Menurutnya, sinergi yang terbangun erat menjadi fondasi utama di balik pencetakan tujuh program unggulan yang sukses mencuri perhatian nasional, termasuk lima nominasi lainnya seperti Rumah Solusi, Sehat untuk Papa, Keliling Surga, Kawal Bumil LAZISMU, hingga program GOTAM.

​Rangkaian Muhammadiyah Zakat Summit 2026 sendiri tidak hanya berfokus pada pemberian penghargaan semata, melainkan menjadi momentum konsolidasi besar. Melalui agenda tambahan seperti sertifikasi amil berstandar BNSP dan simposium nasional, LAZISMU DIY bersama unsur pengelola zakat lainnya terus berupaya memperkuat kredibilitas, profesionalisme, serta tata kelola kelembagaan yang transparan dan akuntabel berbasis riset demi kemaslahatan umat yang berkelanjutan.