BERITANET.ID – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Yogyakarta mendesak agar Raperda Rumah Susun (Rusun) tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjamin rusun yang ramah lingkungan serta memiliki mekanisme partisipasi masyarakat yang kuat.
Hal ini penting agar regulasi tersebut menjadi inklusif dan responsif terhadap karakteristik sosial-budaya Yogyakarta.
Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Yogya, Cahyo Wibowo, menyatakan bahwa pencermatan Fraksi PKS juga meliputi dimensi keberlanjutan dan kearifan lokal.
“Hal lain yang menjadi pencermatan ialah dukungan terhadap penyediaan rumah susun yang ramah lingkungan serta memperhatikan aspek sosial dan budaya masyarakat Yogyakarta,” katanya, Jumat (10/10/2025).
Rusun yang ramah lingkungan diharapkan dapat mengurangi jejak karbon perkotaan dan menjaga keseimbangan ekologis.
Namun, Cahyo menambahkan bahwa aspek keterlibatan publik harus lebih ditajamkan. Ia melihat perlunya perbaikan pada mekanisme partisipasi dan transparansi.
“Kami juga melihat perlunya penajaman mekanisme partisipasi masyarakat dan transparansi dalam pengambilan keputusan terkait rumah susun, agar regulasi ini semakin inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tandas Cahyo.
Partisipasi masyarakat, dalam
pandangan PKS, harus diterapkan sejak tahap perencanaan hingga evaluasi kebijakan, memastikan bahwa kepentingan dan kekhawatiran calon penghuni dan masyarakat sekitar terakomodasi.
Dengan demikian, rusun yang dibangun benar-benar menjadi solusi hunian yang dapat diterima dan didukung oleh seluruh elemen masyarakat Yogyakarta.
