BERITANET.ID ; Pimpinan DPRD Kota Yogyakarta melakukan monitoring mendalam terhadap kesiapan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta dalam menghadapi masa libur Idulfitri, dengan fokus utama menjaga stabilitas harga dan kualitas layanan publik.
Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Triyono Hari Kuncoro, memperingatkan bahwa momentum Lebaran yang selalu dibarengi lonjakan wisatawan dan aktivitas penduduk lokal menuntut kepastian ketersediaan komoditas pokok di pasar.
Ia mendesak pemerintah agar tidak membiarkan adanya kekosongan stok yang dapat memicu keresahan, terutama dengan memperketat pengawasan pada rantai distribusi guna menangkal praktik penimbunan oleh oknum tertentu.
“Di tengah ketidakpastian kondisi global, pengawasan di lapangan harus diperketat agar tidak ada pihak-pihak yang sengaja menahan barang untuk mencari keuntungan pribadi,” tegas Kuncoro pada Rabu (11/3).
Sejalan dengan upaya pengamanan pangan, Wakil Ketua I DPRD Kota Yogyakarta, Sinarbiyat Nujanat, memberikan sorotan tajam pada pemeliharaan citra pariwisata Yogyakarta yang berkarakter.
Ia mengimbau Pemkot Yogyakarta untuk tidak hanya fokus pada manajemen lalu lintas dan penguraian kemacetan, tetapi juga berani menindak tegas oknum pelaku usaha yang melakukan aksi “nutuk” atau menaikkan harga kuliner dan parkir secara tidak wajar.
Sinarbiyat menekankan bahwa keramahtamahan dan harga yang transparan merupakan identitas fundamental yang tidak boleh dikorbankan demi keuntungan sesaat segelintir pihak.
“Pariwisata Yogyakarta harus tetap berkarakter. Keramahtamahan dan harga yang wajar adalah identitas kita. Jangan sampai citra kota rusak hanya karena aksi segelintir oknum yang melakukan nutuk harga,” ungkap Sinarbiyat.
Melalui langkah pemantauan intensif ini, DPRD Kota Yogyakarta berharap sinergi lintas instansi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dapat terjalin kuat untuk memastikan wajah kota tetap terjaga selama libur panjang. Para pimpinan dewan berkeyakinan bahwa dengan memastikan komoditas mudah dijangkau serta menertibkan praktik ekonomi yang merugikan, suasana Lebaran di Kota Yogyakarta akan berlangsung aman, kondusif, dan memberikan kesan positif bagi siapa pun yang berkunjung.
Komitmen pengawasan ini diharapkan menjadi jaminan bagi warga dan pemudik bahwa layanan publik akan tetap beroperasi optimal tanpa hambatan berarti di masa hari raya.
