BERITANET.ID – Memasuki awal tahun 2026, tren gaya hidup sehat di Indonesia semakin bergeser ke arah asupan fungsional yang praktis namun tetap mengedepankan keamanan lambung.
Menangkap peluang tersebut, PT Landhung Herbathos Indonesia secara resmi memperkenalkan Nutriflakes Diet Matcha dalam sebuah peluncuran eksklusif di Gramm Hotel by Ambarukmo, Yogyakarta, Senin (16/02/2026).
Produk sereal ini hadir sebagai solusi bagi masyarakat urban, khususnya kelompok usia 25 hingga 35 tahun, yang sering kali merasa cemas saat ingin memulai program penurunan berat badan karena memiliki riwayat asam lambung atau GERD.
Direktur Utama sekaligus Founder Nutriflakes, Sri Widya Supena, menyatakan bahwa Nutriflakes Diet Matcha bukan sekadar produk pelangsing, melainkan manifestasi dari konsep mindful eating yang menghargai sinergi antara tubuh dan alam.
Ia menekankan bahwa keunggulan utama sereal ini terletak pada penggunaan Umbi Garut asli dari wilayah Gunungkidul, Kulon Progo, dan Sleman yang dikenal memiliki sifat gastroprotektif alami.
Dengan melapisi dinding lambung secara lembut, Umbi Garut memastikan konsumen dapat meraih target berat badan ideal mereka tanpa harus merasakan nyeri atau perih akibat pembatasan makan yang ketat.
“Kami memahami bahwa mindful eating adalah kunci kesehatan jangka panjang, sehingga Nutriflakes Diet Matcha kami rancang untuk menjadi teman perjalanan menuju tubuh ideal yang aman bagi lambung, sekaligus mengangkat derajat bahan pangan lokal seperti Umbi Garut ke level yang lebih bergengsi di pasar nasional,” ungkap Sri Widya Supena dalam sambutannya.
Dari sisi nutrisi, keunggulan produk ini didukung oleh formulasi cerdas empat bahan utama yang bekerja secara simultan untuk metabolisme tubuh. Selain Umbi Garut, terdapat Matcha premium yang kaya antioksidan untuk membakar lemak, Asam Gelugur (HCA) untuk menekan nafsu makan, serta Psyllium Husk yang memberikan serat pangan tinggi.
Ahli Gizi Vania Christiawantho menjelaskan bahwa banyak orang salah kaprah dengan menganggap diet harus identik dengan rasa lapar yang menyiksa, padahal Nutriflakes menawarkan solusi rasa kenyang yang nyaman hanya dengan 130 kkal per sajian namun mengandung 7 gram serat yang memenuhi 23 persen kebutuhan harian.
“Kandungan Umbi Garut berperan vital sebagai pelapis lambung, sementara Matcha dan Asam Gelugur bekerja efektif membakar lemak, sehingga produk ini sangat tepat bagi mereka yang ingin kenyang lebih lama tanpa khawatir asam lambung naik, terutama di momen menjelang Ramadan,” papar Vania Christiawantho secara mendalam.
General Manager Nutriflakes, Pery Oktriansah, menambahkan bahwa tahun 2026 menjadi fase ekspansi besar bagi perusahaan dengan target meluncurkan empat produk baru sekaligus.
Ia mengungkapkan bahwa riset untuk varian Matcha ini memakan waktu satu tahun penuh guna memastikan rasa yang creamy, earthy, dan memiliki clean aftertaste yang cocok dengan lidah masyarakat Indonesia. Pery menegaskan bahwa Nutriflakes tidak ingin terburu-buru dalam meluncurkan produk karena kualitas adalah kunci utama untuk menjaga kepercayaan konsumen di pasar digital yang sangat kompetitif.
“Formulasi varian Matcha ini memakan waktu riset yang panjang karena kami ingin memastikan kualitas adalah kunci, sehingga identitas ‘Asli Jogja’ ini terus melekat dan mampu membuktikan taringnya sebagai salah satu produk pangan sehat terlaris di Indonesia dengan dukungan pasokan bahan baku dari petani lokal Merapi hingga Blora,” pungkas Pery Oktriansah penuh optimisme.
