Anggota DPR RI Totok Daryanto Dampingi Zulhas Hadiri Rakerwil PAN DIY: Jamin Rekruitmen KDMP Transparan

BERITANET.ID – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menjamin rekruitmen ribuan tenaga profesional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) berlangsung transparans.

Ia menegaskan tidak berlaku jaminan dari orang dalam, dan tidak ada “surat sakti” ataupun rekomendasi khusus diluar ketentuan.

“Tidak ada sogok-menyogok (dalam rekrutmen manajer koperasi), tidak berlaku jaminan dari orang dalam, dan tidak ada surat sakti. Semua harus melalui prosedur yang berlaku,” tegas Zulhas panggilan akrabnya, saat menghadiri Rakerwil 1 DPW PAN DIY, Kamis (16/4/2026) malam.

Turut hadir mendampingi Zulhas dalam Rakerwil itu Anggota Komisi XII DPR RI, Totok Daryanto yang merupakan legislator asal Daerah Pemilihan DIY.

Menurut Zulhas, pendirian KDMP dan KNMP untuk menyasar penguatan produksi hingga distribusi, serta peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan. Saat ini pemerintah sedang mempersiapkan pembukaan rekruitmen tenaga kerja untuk posisi Manajer.

Program ini dijadwalkan mulai berjalan pada Juli 2026 mendatang dengan target 30.000 desa dan sekitar 5.400 kampung nelayan.

“Sedikitnya 30.000 posisi manajer koperasi desa dan lebih dari 5.400 manajer kampung nelayan akan disiapkan,” ucapnya.
Lowongan tersebut terbuka bagi lulusan D3, D4, hingga pascasarjana. Proses seleksi dilaksanakam secara transparan melalui kementerian terkait. Pemerintah juga menegaskan tidak ada pungutan biaya dalam proses rekrutmen, bebas dari praktik kecurangan. Bahkan zulhas menjamin tidak ada jalur khusus maupun intervensi pihak tertentu dalam proses penerimaan.

Lebih jauh ia menyatakan program – program pemerintah diatas sebagai langkah besar guna memperkuat ketahanan pangan nasional dengan membangun sistem terintegrasi dari hulu hingga hilir.

*Ketersediaan Beras*

Dalam kesempatan yang sama, Zulhas menyebut bahwa saat ini stok beras nasional berada pada level tinggi, mencapai 4,7 juta ton. Pemerintah menargetkan surplus lebih dari 4 juta ton pada 2025, dengan fokus utama memastikan distribusi pupuk lancar serta perbaikan sistem irigasi di berbagai daerah.
Menurutnya, upaya menjaga ketersediaan pangan tidak hanya berhenti pada produksi, tetapi juga menyasar stabilitas harga di tingkat masyarakat. Salah satu skema yang tengah disiapkan adalah penerapan harga beras yang seragam di seluruh wilayah Indonesia.

Kebijakan ini akan didukung penguatan peran Perum Bulog yang telah memperoleh subsidi ongkos distribusi. Dengan langkah tersebut, pemerintah menargetkan harga beras di berbagai daerah seperti Madura, Medan, hingga Jogja dapat setara tanpa terbebani biaya logistik.

“Ke depan, harga beras di Madura, Medan, maupun Jogja harus sama. Bulog sudah diberikan kompensasi agar biaya distribusi tidak lagi membebani harga jual di masyarakat,” ucap Ketua DPP PAN, itu.

Rakerwil PAN DIY itu sendiri berjalan sukses. Para kader memenuhi ruang Ballroom, lantai 2 Indra Prasta, Hotel Sahid Raya sebagai tempat penyelenggaraan Rakerwil. Dalam kesempatan itu dilaksanakan pelantikan pengurus PAN se-DIY. secara serentak.