Peringati HKB, DPRD DIY Komitmen Wujudkan Jogja Tangguh

BERITANET.ID: Tanggal 26 April diperingati sebagai hari Kesiapsiagaan Bencana, oleh karena itu DPRD DIY menggelar acara simulasi kesiapsiagaan bencana  bersamaan waktu dengan berbagai instansi perkantoran baik pemerintah maupun swasta Senin (26/4-2021).

Dalam keterangannya kepada  awak media  Ketua Komisi A DPRD DIY  Eko Suwanto yang ikut mendampingi simulasi tersebut mengemukakan bahwa kita semua harus belajar dari menghadapi bencana beberapa waktu yang lalu yang pernah melanda DIY.

“Kita harus belajar dari bencana yang telah pernah terjadi. Kalau terjadi bencana, kita harus siap dan kita harus mampu mewujudkan Yogyakarta yang tangguh bencana”, papar  Eko Suwanto, Politisi Muda PDI Perjuangan ini.

Selanjutnya dalam acara jumpa pers  , kepada media massa Ketua DPC PDI Perjuangan Yogyakarta ini mengemukakan tentang kuatnya komitmen DPRD DIY terjadap kebencanaan yang ada di DIY.

“Setidaknya kami memiliki empat aspek  yang menjadi dasar dan tujuan dalam mengelola kebencanaan di DIY ,sehingga akan menempatkan DIY sebagai daerah tangguh bencana  seperti  melakukan kebijakan kesiapsiagaan bencana yang berumpu kepada  pendidikan masyarakat tangguh bencana”, ujar Eko Suwanto politisi PDI Perjuangan ini.

Selanjutnya  ketua PDI Perjuangan kota Jogja ini menjelaskan bahwa aspek kedua ialah  mulai dilakukannya SPAB yakni Satuan Pendidikan Aman Bencana yang menjadi panduan dalam mitigasi bencana di berbagai lembaga dan sekolah sekolah.

Sedangkan yang ketiga ialah Sinkronisasi kebijakan penanggulangan bencana yang ada dari tingkat propinsi hingga kabupaten kota, serta adanya komitmen yang kuat terkait anggaran penanggulangan bencana imbuhnya .

“Kami (DPRD DIY) berkomitmen mendukung program kebijakan pencegahan, kesiapsiagaan, pendidikan, dan pelatihan bagi masyarkat agar tangguh menghadapi bencana, misalnya, sejak 2013, Pemda diy telah menyelesaikan 276 desa dan kelurahan tangguh bencana. Selain itu, Pemda DIY juga telah menyelesaikan pembangunan 106 satuan pendidikan aman bencana (SPAB)”, ujar Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto

Sementara  Kepala BPBD DIY, Biwara Yuswantana dalam kesempatan yang sama menyampaikan, penanggulangan keluarga sebaiknya dimulai dari tingkat keluarga. Mereka harus mengetahui potensi bencana di lingkungan mereka hingga langkah-langkah yang dilakukan jika terjadi bencana.

“Kalau keluarga tangguh, tingkat yang lebih luas juga tangguh,” kata dia. (Red)