Begini Cara Daftar Lowongan Abdi Dalem Keraton Yogyakarta 2021

BERITANET.ID : Salah satu divisi Keraton Yogyakarta, Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) Kridhomardowo yang membidangi kesenian dan pertunjukan ramai diperbincangkan di media sosial pasca tersebarnya unggahan penerimaan Abdi Dalem secara terbuka pada Selasa, 16 Februari 2021 lalu.

Lima poster digital yang diunggah akun media sosial resmi Kraton Jogja ini menyertakan pula berbagai macam syarat untuk mendaftarkan diri menjadi Abdi Dalem di KHP Kridhomardowo pada 4 golongan yaitu Wiyaga, Pasindhen, Lebdaswara, dan Musikan. Lowongan ini dibuka sampai 1 Maret 2021 saja.


“Selama ini kan banyak masyarakat yang ingin menjadi abdi dalem tapi tidak tahu bagaimana caranya, nah kebetulan divisi ini sedang membutuhkan abdi dalem untuk 4 golongan itu,” ujar Mas Bekel Brongtomadyo, selaku Ketua Panitia Penerimaan Abdi Dalem Kridhomardowo Kamis 18 Februari 2021.


Oleh sebab itu, Brongtomadyo bersama pengajeng atau pimpinan golongan Wiyaga yaitu MW.Susilomadyo dan jajaran di Kridhomardowo membentuk tim atas dhawuh atau perintah Penghageng atau pimpinan Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) Kridhomardowo KPH Notonegoro untuk membuka pendaftaran dan penerimaan secara terbuka.


“Kami ingin memberikan kesempatan kepada teman-teman di luar yang tertarik dan memang sungguh-sungguh berniat menjadi abdi dalem Keraton Yogyakarta,” kata dia.

Penerimaan Abdi Dalem secara terbuka ini memang baru pertama kali dilakukan di KHP Kridhomardowo.

Secara umum, persyaratannya adalah bersedia dengan tulus mengabdi di Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat; berusia 17-45 tahun; Warga Negara Indonesia, berdomisili atau tinggal di Daerah Istimewa Yogyakarta dan seputar Jawa Tengah; dan bersedia mengikuti tahap seleksi yang diadakan.

Persyaratan mengenai domisili di DIY dan Jawa Tengah ini pun bertujuan untuk memudahkan mobilitas calon pendaftar, karena nantinya jika diterima menjadi abdi dalem akan ada kewajiban untuk marak dan sowan (datang) di Keraton Yogyakarta.

Adapun tahap seleksi dilakukan dalam 2 tahap. Tahap pertama dilaksanakan secara virtual dengan menyeleksi video yang dikirim peserta.

Sementara untuk tahap kedua akan dilaksanakan penilaian secara langsung oleh tim dari KHP Kridhomardowo di Keraton Yogyakarta.
Golongan yang dibuka pada penerimaan Abdi Dalem kali ini adalah Wiyaga (penabuh gamelan); Pasindhen (penembang untuk perempuan); Lebdaswara (penembang untuk laki-laki); dan Musikan (korps musik yang bertugas memainkan alat musik barat di Keraton Yogyakarta).

“Banyak juga yang mungkin mempertanyakan kenapa hanya 4 golongan ini saja yang dibuka, ya karena sejauh ini dari Kridhomardowo memang baru membutuhkan abdi dalem dari 4 golongan ini saja,” kata dia.

Kalau untuk golongan lain di Kridhomardowo, menurut KPH Notonegoro, saat ini masih mencukupi.
Sementara untuk kebutuhan abdi dalem di tepas atau kawedanan lain, belum diketahui karena tiap tepas dan kawedanan memiliki kebijakan masing-masing. Tentang tata cara penerimaan abdi dalem dan bidang yang dibutuhkan.

“Perlu diingat bagi teman-teman dan masyarakat yang ingin mendaftar, bahwa ini bukan lowongan pekerjaan, karena menjadi abdi dalem adalah komitmen pengabdian seumur hidup,” kata dia.

Jadi intinya, ujar Brongtomadyo, pengabdian itu dilakukan dengan cara nguri-uri kabudayan Adhiluhung, khususnya karawitan di Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, itu yang perlu ditanamkan.
“Takutnya kalau dikira ini sebagai pekerjaan dengan imbalan tertentu, nanti akan kecewa,” kata Brongtomadyo.

Setelah lolos seleksi tahap kedua pun nantinya tidak langsung jadi Abdi Dalem, tetapi akan ada proses Magang terlebih dahulu selama maksimal 2 tahun. (Red)