Sate Kambing Pak Dewan Jakal Yogya, Sajikan Menu Kambing Istimewa

Olahan menu Sate Kambing Pak Dewan yang super lengkap 

 

BERITANET.ID: Pecinta kuliner kambing sebaiknya jangan lewatkan tempat yang satu ini.

Namanya Sate Kambing Pak Dewan yang beralamat di Jalan Kaliurang atau Jakal KM 10,5 Gentan, Sleman Yogyakarta.

Dari namanya memang warung ini didirikan oleh Agus Sumaryanto, seorang anggota DPRD DIY.

Warung ini beroperasi sejak 1 Desember 2020 lalu. Saat itu Agus bersama sang istri, Irma, berusaha memutar otak untuk tetap berkarya di tengah pandemi namun membawa kemanfaatan bagi sesama.

“Saat itu kan sedang banyak orang di PHK karena wabah Corona, kami ingin mereka kembali bekerja sehingga kami membuat usaha ini. Ada 15 karyawan kami di warung ini yang sebagian besar korban PHK saat pandemi,” kata Agus Minggu 7 Februari 2021.

Agus tak main-main membuka warung sate kambing tersebut. Ia menata dengan cukup baik warungnya, membuat kesan nyaman dan bersih begitu terasa pun juga menu masakannya terbilang enak dengan beberapa kreasi.

“Spesial kami ada ada sate, klatak, gule, tongseng, tengkleng juga. Tapi kami punya olahan andalan yakni kicik spesial telur dadar dan kicik spesial pete. Ini kreasi kami yang belum ada di warung sate lainnya. Peminatnya ternyata banyak ya kami sangat bersyukur karena kami ingin membuat yang berbeda dan ternyata disukai masyarakat. Ada nuanasa berbeda yang dirasakan,” sambung legislator Golkar ini.

Anggota DPRD DIY Agus Sumaryanto sedang membakar sate di warungnya Sate Kambing Pak Dewan

Untuk memadukan masakan kambing, Agus mengkreasi wedang empon-empon yang berisi rempah-rempah dengan jeruk nipis segar. Minuman itu sangat pas diseruput usai menyantap olahan kambing bawah lima bulan (balibul) yang dimasak secara langsung Agus bersama istri.

“Kami padukan olahan kambing ini dengan minuman empon-empon yang isinya rempah-rempah seperti temulawak hingga jeruk nipis segar. Ini menurut kami sangat pas, untuk membangun imun tubuh yang baik, apalagi di masa pandemi ini,” lanjut dia.

Di masa Pengetatan Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) ini, warung sate Pak Dewan tetap mengedepankan protokol kesehatan sesuai aturan berlaku. Sebulan terakhir warung tutup pukul 19.00 dan 20.00 WIB, dan mulai 9-23 Februari tutup pukul 21.00 WIB sesuai aturan berlaku.
 
“Memang terasa sekali mengalami penurunan omset saat PTKM ini sampai separuh, tapi ya bagaimana semua mengalami bukan hanya warung saya. Saya sebisa mungkin tidak mengurangi karyawan, sebisa mungkin kami bertahan di tengah pandemi ini. Kami berusaha menerapkan protokol kesehatan sebisa mungkin, total pengunjungnya 50 orang saja maksimal tapi sudah diberi jarak tiap mejanya,” pungkas Agus.

(Red)