Akhir Pekan Ini DIY Tak Terima Pemudik Zona Merah Covid-19

YOGYAKARTA: Dinas Perhubungan (Dishub) DIY baru saja menyelesaikan koordinasi dengan pemerintah pusat mengenai kebijakan bagi pemudik.
Beberapa kebijakan yang akan diterapkan, Pemda DIY menolak pemudik dari Zona Merah untuk masuk ke DIY.

Sanksi bagi yang melanggar, Pemda DIY akan berlakukan sesuai arahan dari Kementerian Perhubungan.

“Khusus yang dari zona merah saja. Untuk daerah lain masih kami beri toleransi. Namun tetap dengan penjagaan yang ketat,” tegas Kepala Dishub DIY Tavip Agus Rayanto.

Pemberlakuan kebijakan itu akan diberlakukan mulai 24 April di DIY.

Ia berharap supaya masyarakat ikut berpartisipasi pencegahan dan penyebaran Covid-19 di DIY.

“Baru saja kami selesai koordinasi dengan Gubernur. Katanya di Jakarta sudah dilarang mudik masak Jogja masih bablas,” sambungnya.

Terkait penambahan personil, esok akan kembali dibahas. Ia melibatkan anggota TNI, Polri dan juga BPBD akan dilibatkan.

“Untuk lengkapnya besok akan kami jelaskan. Termasuk rencana sweeping terminal dan stasiun,” ujarnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kadarmanta Baskara Aji menyambut baik langkah pemerintah pusat terkait pelarangan mudik untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

“Kalau memang ada larangan dari presiden terhadap para pemudik, saya kira itu bagus saja. Malah kemudian bisa membatasi kesulitan kita pada saat kedatangan banyak orang,” ujar Baskara.

Baskara Aji menyampaikan, pihaknya akan lebih mengawasi kendaraan dari luar kota yang masuk ke DIY di perbatasan.

“Tentu nanti berbeda kalau sudah mendekati lebaran. Atau ada yang curi start sebelum Lebaran sudah datang itu yang digalakkan lagi supaya pemeriksaan bisa kita lakukan lebih tertib,” ungkapnya.

Dia mengaku, saat ini memang pengawasan di perbatasan sudah agak longgar.

Sebab, DKI Jakarta sudah diterapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Jakarta sudah PSBB seluruh kendaraan seluruh angkutan sudah dibatasi sulit ke Yogya, Jawa Tengah sulit ke Jawa Timur sehingga kalau kita lihat dari luar kota tidak begitu banyak,” tegasnya.

Terpenting, kata dia, bagaimana daerah asal mengawasi masyarakat untuk tak mudik ke kampung halaman.

“Paling urgent justru yang berangkat itu tidak boleh keluar, kalau kemudian sudah sampai di sini gimana caranya, masa kita minta dia balik,” tegasnya.
Pemudik yang masuk ke DIY diwajibkan menjalani isolasi selama 14 hari.