Cara Seru Ngabuburide Di Lereng Merapi

YOGYAKARTA: Puluhan bikers dari komunitas motor di wilayah DIY menggelar agenda berkendara bersama bertajuk “Ngabuburide”, Sabtu (18/5/2019) petang.

Kali ini, komunitas dari berbagai jenis kendaraan bermotor roda dua mengajak anak yatim di Pondok Pesantren Asy Syafi’iyah kawasan Kaliurang Sleman berbuka bersama sekaligus memberikan santunan pada mereka. 

Terlebih dahulu, para bikers melakukan touring tipis-tipis dari Kota Yogyakarta menuju sisi utara di Lereng Merapi. Meski berpuasa namun mereka sangat menikmati lantaran ingin berbagi kebahagiaan bersama anak yatim di wilayah Kaliurang. 

Citra Sena, salah satu koordinator bikers mengaku sangat senang bisa mengunjungi Kaliurang yang selama ini belum sempat dikunjungi di Ramadhan sebelumnya. Menurut dia, komunitas motor di wilayah DIY berusaha setiap tahun berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan khususnya di wilayah Yogyakarta. 

“Total hari ini ada 30-an personil dari Yogyakarta karena tak semua bisa ikut. Hari ini kami semangat sekali karena selama ini kita belum ke Sleman Utara. Kami menikmati turing ini meski sedikit agak macet tadi karena mulai jam 16.00 WIB namun sangat senang karena membawa pesan baik, beramal,” ungkapnya usai buka bersama anak yatim. 

Para penunggang kuda besi tersebut membawa pesan khusus untuk mengajak bikers lainnya di wilayah DIY untuk ikut dalam agenda serupa kedepan. “Setiap Ramadhan kita adakan dan kita kumpulkan teman-teman hampir setiap tahun, tujuannya untuk bagi rejeki bersama adik-adik yang membutuhkan dan mungkin kurang beruntung. Semoga ini bisa membawa inspirasi dan kedepan semakin banyak yang berpartisipasi,” tandas dia. 

Brand Manager Evalube Bambang Eka yang juga turut langsung dalam Ngabuburide tersebut mengungkap pihaknya mendukung kegiatan yang sangat positif ini. Agenda Ngabuburide serupa menurut dia juga diadakan di dua kota lainnya yakni Jakarta dan Surabaya berkolaborasi dengan Komunitas Gila Motor. 

“Intinya kami ingin ikut berbagi dengan sesama dan bulan ini sangat pas untuk menyebar kebaikan pada sesama. Semoga apa yang kami lakukan meski sedikit bisa membawa manfaat bagi adik-adik di Pondok Pesantren Asy Syafi’iyah Kaliurang ini,” ungkapnya. 

Sementara Imam Syafii, Pengasuh Pondok Pesantren Asy Syafi’iyah mengaku sangat berterimakasih dengan adanya kunjungan dari komunitas pecinta motor di DIY. Terlebih, selama ini pondok yang diasuhnya berdiri di atas kaki sendiri dengan segala keterbatasan yang dimiliki. 

“Pesantren ini mandiri dan bantuan dari komunitas yang ingin berbagi membuat kami merasa terbantu. Kami total punya 56 anak, ada yang tinggal di sini 40 anak dan ada yang masih tinggal di rumah orangtua namun tidak mampu. Kami sangat berterimakasih,” ungkapnya. (Wit)