Onderdil Honda NSR Langka Dan Mahal? Bengkel Yogya: Bisa Dibuat  Kok
dav

YOGYAKARTA: Motor sport 2 tak legendaris, Honda NSR menjadi idaman di masa lalu karena tampilannya yang gagah dan menjadi salah satu motor klangenan yang diburu saat ini.

Namun yang sering mengganjal saat memiliki motor berkapasitas mesin 150 cc itu biaya perawatannya yang disebut sebut sangat menguras kantong.

Sejumlah komponen inti apalagi. Harganya kalau ada yang menjualnya bisa mencapai jutaan rupiah. Sebut saja seperti bagian chip RC Valve NSR yang harga baru originalnya (berbeda di tiap seri) berkisar Rp.2-4 juta. Itu pun jika ada yang masih menjual. Atau set block kop plus piston baru dan original dari tipe NSR SP yang harganya mencapai Rp 8 jutaan.

“Sebenarnya spare part NSR susah semua carinya sekarang, beda sama Kawasaki Ninja di mana mana ada,” ujar pendiri bengkel spesialis NSR, Kadal Balap Yogya, Seco Pulung Gono Selasa 26 Februari 2019.

Selain itu, ujar Pulung, spare part NSR yang susah dicari seperti laher balancer, gear water pump, dan komponen dalam block lainnya. Walaupun masih ada pula beberapa komponen NSR yang bisa dikanibal dengan sparepart seri motor lain. Sebut saja bagian kampas kopling bisa disematkan milik Kawasaki Ninja 150 cc. Atau laher bandul bisa mendompleng milik Yamaha Jupiter.

“Asalkan spare part NSR itu ada ukurannya, masih bisa diganti pakai dari seri motor lainnya yang ukurannya sama, dengan harga lebih murah,” ujarnya.

Hanya saja, khusus untuk spare part RC Valve yang selama ini jadi nyawa NSR belum ada subtitusinya. Karena komponen itu ciri khas NSR. Pulung sendiri memilih dalam mempermak NSR membuang atau tak memakai lagi RC Valve ini karena mudah cuil dalam umur pendek lalu memicu mesin mudah overheat.

“RC Valve tak ada gantinya, satu satunya cara untuk menghindari mesin NSR overheat ya buang RC Valve itu, komponen itu juga tak bisa di reka,” ujarnya.

Di satu sisi, Pulung menduga dengan harga NSR yang kini sedang melambung, ada pihak yang sengaja menimbun spare part original motor itu dan menunggu momen pas untuk menjualnya dengan harga selangit.

“Makanya untuk beberapa komponen saya pilih buat sendiri atau memodifikasi yang sudah ada agar tak gampang rusak seperti bawaannya,” ujarnya.

Pulung yang sudah menggeluti mesin NSR sejak delapan tahun di bengkel yang ia operasikan sejak 2001 silam itu mengaku, awalnya tergerak membuat beberapa spare part NSR agar terjangkau kantong pelanggannya yang berasal dari berbagai daerah.

Adapun sejumlah spare part NSR yang dibuat Pulung di bengkelnya yang berada di barat Markas Kepolisian DIY itu antara lain membran, gear water pump, bandul, block kop, sampai transferan bahan bakar, juga kampas kopling.

“Kalau saya pilih pakai spare part rekaan sendiri untuk hemat biaya, wong kalau beli yang asli harganya mencekik dan ujungnya rusak juga,” ujarnya. (Ad.Wic)