Zona Cakar Gembira Loka Jadi Spot Favorit Wisatawan

BERITANET.ID: Kebun binatang Gembira Loka Zoo (GL Zoo) Yogyakarta dalam sepekan terakhir mulai ramai didatangi pengunjung. Lebih dari seribu pengunjung tiap hari berdatangan di kebun binatang tersebut.

Sejak buka kembali awal Agustus lalu, Zona Cakar II yang selesai dibangun sudah mulai dioperasionalkan menjadi favorit baru para pengunjung.

Kandang zona cakar  yang megah di kompleks kebun binatang itu mulai didisplay harimau besar dan lingsang atau regul yang lucu. Satwa koleksi yang menarik lainnya di kebun binatang itu yakni anak  gajah.  Arinta, nama bledug yang lahir di tengah pandemi  Covid-19 itu banyak menarik perhatian pengunjung.

Salah seorang pengunjung, Andri yang datang bersama keluarganya dari Jakarta mengakui GL Zoo semakin menarik dengan zona baru khusus karnivora itu.

“Kebun binatang di Yogya ini bagus. Zona cakar yang baru beroperasi dibangun secara moderen. Konsepnya beda dengan kebun binatang lain,” ucap Andri yang gemar rekreasi di pelbagai kebun binatang di Indonesia, Kamis 20 Agustus 2020.

Menurut dia, harga tiket masuk  Rp 60 ribu di hari biasa dan Rp 75 ribu di saat week end sudah sebanding dengan fasilitas yang disuguhkan bagi pengunjung. Karena dengan harga tiket tersebut pengunjung  sekaligus bisa naik transport keliling (Taring) dan menikmati kapal katamaran yang mengitari Danau Mayangtirta.

Yosi Hermawan, Manajer Marketing GL Zoo mengatakan kunjungan GL Zoo memang belakangan Agustus ini meningkat. Namun seluruh pengunjung tetap diminta patuh protokol kesehatan mengingat kini masih di masa pandemi.

“Kalau fase sebelumnya sejak dibuka GL Zoo hanya dikunjungi 300 sampai 500 orang, sekarang jumlah pengunjung mulai meningkat,” kata Yosi.

Dia menjelaskan kalau awal beroperasi  lalu pengunjung dari luar Kota Yogya masih ditolak masuk, kini sudah mulai ada kelonggaran bagi pengunjung. Namun demikian pengunjung  yang berasal dari  daerah zona merah atau risiko tinggi penyebaran virus korona (Covid-19) tetap ditolak masuk.

“Kecuali yang bersangkutan bisa nunjukkan bukti surat hasil rapid test Covid-19. Kemarin juga ada rombongan keluarga kecil dari Jakarta bisa nunjukkan hasil rapid test non- reaktif,  maka kami izinkan masuk,” tutur Yosi.

Puncak kunjungan GL Zoo sejak buka kembali pada 3 Agustus lalu, mencapai 1500 orang.

“Jadi, dalam masa pandemi ini jumlah pengunjung masih kita batasi maksimal 2500 orang,” jelas dia. Para pengunjung kebun binatang di Yogyakarta ini disebutkan bahkan banyak datang dari luar kota Yogya. “Yang dari luar kota sekitar 60%, sedangkan dari Yogya sendiri cuma 40%.”katanya.

(Vic/Yan)