Menu Click to open Menus
Home » News » Pemda DIY Jelaskan Situasi Penyebab Perpanjangan Tanggap Darurat Covid

Pemda DIY Jelaskan Situasi Penyebab Perpanjangan Tanggap Darurat Covid

 

BERITANET.ID : Rapat Evaluasi dan Tindak Lanjut Satuan Tanggap Darurat Bencana (TDB) Covid – 19 DIYdi Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta kemarin mengarah pada keputusan akan diperpanjang hingga akhir Juli 2020.

Seluruh evaluasi dari kabupaten/kota menunjukan, perpanjangan ini diperlukan untuk mempersiapkan ke arah new normal yang lebih siap dan tertata.

Wagub DIY KGPAA Paku Alam X yang memimpin rapat tersebut mengungkapkan, DIY tidak bisa memutuskan untuk memperpanjang atau mengakhiri masa tanggap darurat ini tanpa masukan dari kabupaten/kota.

Hal tersebut karena kabupaten/kota merupakan wilayah paling teknis yang benar-benar mengerti kondisi masyarakat masing-masing.

Tidak bisa dipungkiri, saat ini pertumbuhan ekonomi di DIY sudah mengalami minus 3%. Artinya, perlu segera dilakukan upaya-upaya pembenahan diberbagai sektor untuk meningkatkan angka tersebut. Namun melihat kondisi kesadaran masyarakat yang belum sepenuhnya sadar untuk melakukan protokol kesehatan, penerapan new normal belum bisa dilakukan. Oleh karena itu, apabila SK Gubernur tentang perpanjangan Tanggap Darurat Bencana DIY diperpanjang, waktu tersebut dapat dipergunakan dengan serius untuk menyiapkan new normal.

“Kita tentu menyadari bagaimana euforia masyarakat ketika dihembuskan tentang new normal. Malioboro dan tempat lain menjadi sangat padat. Mereka mengabaikan protokol kesehatan. Takutnya ketika tanggap darurat kita cabut sekarang, maka kita akan seperti provinsi lain yang meningkat kasusnya,” jelas Paku Alam.

Namun Paku Alam mengungkapkan pula, bukan berarti new normal masih jauh untuk dilakukan. Tanggap Darurat ini diharapkan mampu mempersiapkan dengan serius, bukan hanya dari sisi regulasi pemerintah, namun juga tingkat kesadaran masyarakat.

Bagaimanapun juga, banyak sektor yang harus segera bangkit untuk mengembalikan kondisi DIY menjadi seperti sebelum Covid -19.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD DIY Drs. Biwara Yuswantana, M.Si menambahkan, kesepakatan perpanjangan Tanggap Darurat hingga akhir Juli 2020 ini memiliki catatan-catatan yang tidak bisa diabaikan. Salah satu faktor utamanya adalah kedisiplinan masyarakt yang harus ditingkatkan.

Biworo mengungkapkan, Fenomena yang terjadi di masyarakat akhir-akhir ini perlu dikaji dengan serius. Perlu ada peningkatan pemahaman, sosialisasi dan juga patroli-patroli. Di sisi lain satu kondisi yang harus disiapkan adalah membuka aktivitas-aktivitas ekonomi seperti hotel, objek wisata kemudian juga perbelanjaan dan sebagainya yang saat ini itu sudah atau pada tahap persiapan-persiapan. “Jadi tim verifikasi dari berbagai sektor dalam beberapa hari ini melakukan evaluasi verifikasi ke beberapa hotel, kemudian pusat perbelanjaan kemudian obyek wisata. Itu merupakan bagian dari persiapan-persiapan menuju aktivitas ekonomi yang kita sebut dengan normal,” ungkap Biworo.

Selain itu yang menjadi bahan pertimbangan yang lain adalah perkembangan kasus yang masih perlu penanganan intensif. Dampak-dampak sosial ekonomi yang juga memerlukan dukungan anggaran. Dengan begitu, status tanggap darurat ini bisa dipergunakan sebagai proses ke arah membuka aktivitas ekonomi.

“Keseimbangan antara membuka aktivitas, peningkatan disiplin, kemudian juga dalam penanganan kasus dan pemeriksaan swab maupun RDT akan dilakukan dengan lebih masif di kabupaten/kota. Ini untuk memetakan kondisi yang sesungguhnya di lapangan, sehingga kemudian langkah-langkah yang lebih cermat, cepat, dan intensif bisa kita lakukan dari hasil proses itu,” papar Biworo.

Biworo berharap, dengan perpanjangan status ini seluruh lapisan masyarakat dan dunia usaha bisa benar-benar mempersiapkan diri untuk new normal. Karena apabila kesadaran masyarakat tidak benar-benar, maka tanggap darurat akan terus diperpanjang. New normal pun tidak akan bisa diterapkan. Dengan kata lain pemulihan DIY akan sangat terhambat. Berbagai sektor seperti ekonomi, sosial, pariwisata, bahkan pendidikan akan sulit untuk bangkit.

(Red/Das)

Tags: , ,
Categorised in:

Comment Closed: Pemda DIY Jelaskan Situasi Penyebab Perpanjangan Tanggap Darurat Covid

Sorry, comment are closed for this post.