Kopi Kellon, Tempatnya Ngopi Seru Di Yogya

YOGYAKARTA: Adik Sri Sultan HB X, GBPH Yudhaningrat atau yang akrab disapa Gusti Yudha memperkenalkan kedai kopi barunya bernama “Kopi Kellon” di Ndalem Yudhanegaran Jumat (6/9/2019). Gusti Yudha ingin memadukan kopi yang kini jadi andalan Indonesia dengan seni budaya Yogyakarta. 

Kopi sebenarnya merupakan hal baru bagi Gusti Yudha meski ia mengaku kerap minum kopi. Manggalayudha Kraton Yogyakarta ini tertarik lantaran mendapat banyak cerita bagaimana kehidupan petani kopi Indonesia yang berusaha maksimal bertahan hidup dari biji buah tanaman kopi ini. 

“Dengar cerita petani kopi di Indonesia ini kok rasanya ingin ikut membantu. Ada kesempatan buat usaha yasudah sekalian meramaikan khasanah kopi sekaligus silaturahmi dengan komunitas kopi di Jogja,” ungkapnya pada wartawan usai pembukaan kedai barunya. 

Secara khusus, Gusti Yudha mengaku ingin menerapkan konsep baru di kedai Kopi Kellon tersebut yakni memadukan konsep kopi dengan seni budaya Yogyakarta. Pendopo Ndalem Yudhanegaran selama ini dikenal menjadi tempat perawatan beberapa kereta kencana Kraton Yogyakarta sekaligus ruang berkesenian tari, gamelan maupun budaya Yogyakarta lainnya. 

“Karena Kopi Kellon ini segmentasinya anak muda milenial, dan mungkin wisatawan yang berkunjung ke Kota Jogja sekalian saja kita kenalkan lebih dekat dengan budaya Yogyakarta. Belakangan mulai berkurang kesenian yang tampil setiap malam, mungkin ini nanti bisa jadi opsi bagi wisatawan yang mau menyaksikan atraksi malam hari. Minum kopi sambil mendengarkan kesenian gamelan atau tari begitu sangat menarik,” imbuh Gusti Yudha. 

Sementara Rachma Dardenella, salah satu penggagas Kopi Kellon menambahkan, ambience yang ada di Ndalem Yudhanegaran di Jalan Ibu Ruswo sangat pas untuk penikmat kopi yang ingin merasakan sensasi berbeda. Anak-anak muda menurut dia bisa mengenal lebih dekat budaya Yogyakarta dengan tetap tak meninggalkan waktu bersosialisasi seperti makna kata Kellon yang berarti bersama dengan nyaman. 

“Di sini ada kereta kencana Kraton yang sangat luar biasa kemudian nantinya akan ada kesenian-kesenian Yogyakarta yang dimainkan. Sangat pas kalau dipadu sembari ngopi. Pesan di depan lalu dinikmati di pendopo Ndalem Yudhanegaran,” ungkapnya menambahkan. (Wit)