Menu Click to open Menus
Home » Pojok Jogja » YKI Perluas Rumah Singgah Pasien Kanker

YKI Perluas Rumah Singgah Pasien Kanker

YOGYAKARTA: Yayasan Kanker Indonesia (YKI) DIY mengembangkan tempat singgah pasien kanker Sasana Marsudi Husada (SMH). Pengembangan dilakukan untuk mewujudkan pelayanan komprehensif bagi pasien kanker.

Ketua Pembangunan SMH YKI DIY Dyah Suminar mengatakan pengembangan rumah singgah untuk pasien kanker tersebut diperlukan untuk memfasilitasi proses pengobatan yang lama dan rutin. Mereka selama menempati 13 kamar singgah di gedung lama yang dinilai sudah tidak memadai. Keberadaan rumah singgah tersebut untuk membantu biaya akomodasi pasien. Sebab biaya akomodasi pasien kanker tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan sehingga pasien tidak sedikit mengeluarkan biaya yang besar untuk memenuhi kebutuhan akomodasi selama terapi. GKR Hemas, katanya, menjadi Ketua Umum YKI DIY.

“Total dana yang dibutuhkan untuk membangun gedung dengan dua blok sebesar Rp5 miliar. Saat ini masih ada dana sekitar 30 persen atau Rp1,7 miliar jadi masih membutuhkan banyak donasi. Untuk peletakan batu pertama akan dimulai sekitar Mei mendatang,” katanya saat menerima Direktur PT Berlico Mulia Farma Irwan Hidayat, Selasa (26/3) di Gedung YKI Jogja.

Gedung tersebut akan dibangun di luas tanah 7.278 meter persegi milik Sultan Ground. Pemilik Margaria Group tersebut menambahkan, ada dua blok yang dibangun masing-masing seluas 518,3 meter persegi. Untuk blok I berisi 16 kamar tidur dan blok II berisi 14 kamar tidur di mana empat kamar tidur dilengkapi dengan kamar mandi dalam. “Kami bersyukur ada bantuan Rp400 juta dari Berlico dan Sido Muncul yang ikut membantu pembangunan ini, total saat ini menjadi Rp2,1 M,” katanya.

Sementara Irwan mengakui jika penyakit menjadi salah satu penyakit pembunuh nomor satu di dunia. Tahun 2018, katanya, ada sekitar 10 juta pasien kanker yang meninggal dunia akibat penyakit tersebut. “Keberadaan rumah singgah bagi pasien kanker ini sangat tepat. Dibutuhkan pasien kanker terutama yang tidak mampu. Kami terketuk hati untuk ikut membantu pembangunan gedung tersebut,” kata Irwan yang juga Direktur Sido Muncul itu.

Kepedulian YKI tersebut, menurut Irwan, senyampang dengan tema CSR perusahaannya tahun ini yang mengangkat benevolent atau niat baik dengan sejumlah kegiatan bersifat carity untuk sesama. Pihaknya juga ikut membangun setidaknya dua kamar dari 30 kamar yang dibutuhkan rumah singgah baru tersebut. Dia berharap, donasi lainnya bisa mengalir agar proses pembangunan bisa berjalan lancar.

“Membantu rumah-rumah singgah banyak caranya. Bisa ambulans, bangunan dan juga living cost. Bisa apa saja untuk meringankan beban pasien dan keluarganya,” katanya.

Tahun ini pihaknya juga meningkatkan dana CSR dari Rp15 M tahun lalu menjadi Rp35 M tahun ini. Hal itu dilakukan untuk berbagi dan meringankan beban masyarakat. Seperti kegiatan operasi katarak dan bibir sumbing gratis. “Tidak ada yang baik dari perbuatan baik. Ayah saya meninggalkan karena kanker tahun 1991, jadi saya tahu rasanya bagaimana perasaan keluarga pasien,” katanya. (Ad.Wic)

Tags:
Categorised in:

No comment for YKI Perluas Rumah Singgah Pasien Kanker

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.