Bawaslu RI Harapkan 60 Juta Pemilih Milenial Gunakan Hak Pilih

YOGYAKARTA: Pemilihan Umum (pemilu) Legislatif dan Eksekutif akan berlangsung kurang dari sebulan lagi. Seluruh lapisan masyarakat yang memiliki hak pilih, termasuk generasi muda diharapkan ikut berpartisipasi dalam menggunakan suaranya.

Tenaga Ahli Bawaslu RI Sulastyo mengungkapkan, pemilih milenial pada Pemilu 2019 mendatang mencapai lebih dari 60 Juta pemilih. Karenanya keikutsertaan mereka sangat penting untuk mensukseskan pemilu.

“Semuanya punya andil dan peran karenanya jangan golput. Mahasiswa selaku pemilih harus aktif ikut mengawasi pelaksanaan Pemilu yang demokratis,” ujarnya disela Diskusi Publik yang digelar Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia DIY di Grha Instiper, Selasa (19/3/2019).

Direktur Intelkam Polda DIY Kombes Nanang Juni Mawanto menuturkan hal senada.

Bila generasi muda golput, menurut Nanang maka mereka melewatkan kesempatan memilih wakil-wakil rakyat yang akan memimpin bangsa ini lima tahun kedepan. Padahal di era Revolusi Industri 4.0 ini, Indonesia membutuhkan pemimpin-pemimpin yang mampu berperan memajukan bangsa.

“Jangan sampai generasi muda tidak menggunakan hak pilihnya atau golput,” ujarnya.

Nanang nenuturkan keikutsertaan generasi muda harus dibarengi dengan partisipasi aktif mereka untuk mengamankan Pemilu. Yakni dengan cara menjaga situasi kemananan dan ketertiban masyarakat (kantibmas) secara kondusif.

“Anak muda, jadilah pemilih yang berdaulat,” tandasnya.

Selain menjaga stabilitas kantibmas, generasi muda diharapkan juga mampu memerangi hoaks atau berita bohong yang masih saja marak di media sosial(medsos). Juga bijak dalam bermedsos agar tidak terjebak dengan penyebaran hoaks atau ujaran kebencian.

Yang tak kalah penting, mahasiswa juga harus menjaga persatuan dan kesatuan untuk menghindari hal-hal yang menggangu persatuan dan kesatuan. Dengan demikian kasus intoleransi bisa semakin diminimalisir.

“Jangan lagi membicarakan intoleransi karena ini masalah sensitif dan dapat menggangu persatuan dan kesatuan,” ungkapnya. (Ad.Wic)