Namanya Rudi Satiawan, Ternyata Bule Yang Masuk DPT !

YOGYAKARTA: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY mengakui susah susah gampang melacak keberadaan Warga Negara Asing (WNA) di DIY yang dikabarkan ikut masuk daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019.

“Kadang nama itu mengecoh, sepertinya (nama) Indonesia saat didatangi ternyata warga asing, yang namanya asing ternyata malah WNI,” ujar  Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY, Amir Nashiruddin Rabu 6 Maret 2019.

Amir mengungkap hal itu pasca pihaknya menemukan ada 10 WNA yang positif ikut masuk DPT Pemilu 2019 di DIY. Para WNA itu berasal dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Swiss, Malaysia, Spanyol, Jepang, hingga Belanda.

Dari para WNA itu, ada satu nama yang nyaris  mengecoh karena berbau nama Indonesia, yakni Rudi Setiawan, kelahiran Bogor Jawa Barat yang kemudian menetap di Kabupaten Bantul Yogyakarta.  Namun saat dicek langsung ke lokasi ternyata asli warga Belanda.

“Ternyata Rudi ini blasteran, ayahnya asli Belanda dan istrinya asli Indonesia namun kewarganegaraannya ikut ayahnya,” ujarnya.

Namun ada pula potensi temuan WNA yang sempat dikira warga asing dari namanya yang kebarat-baratan setelah ditemui WNI asli.

Kasus ini banyak terjadi misalnya ketika ada dosen tugas belajar di luar negeri, istrinya ikut, lalu anaknya lahir dan sekolah luar negeri kemudian diberi nama-nama Eropa.

“Sebenarnya ya orang Indonesia, cuma namanya saja seperti bule,” ujarnya.  

Amir menuturkan, untuk menggali potensi WNA masuk dalam DPT Pemilu di DIY ini pihaknya menggandeng Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kabupaten/kota.

Dari penyisiran yang dilakukan, selain 10 WNA yang positif ditemukan masuk DPT, ada potensi 32 WNA masuk DPT di Kabupaten Sleman dan 9 potensi WNA di Kabupaten Gunungkidul.

“Untuk di Sleman, dari 32 yang kami nilai potensi itu sudah dipastikan tiga orang yang ternyata WNI, hanya nama dan tempat lahirnya di luar negeri,” ujarnya.  

Sedangkan 10 WNA yang masuk DPT itu antara lain Dominique Oberson (Swiss), Linda Lou Fliam (AS), Rudi Setiawan (Belanda),Willem Cornelis (Belanda), Maudy Calbo (Belanda), Taeko Moromoto (Jepang), Kamaru Azman (Malaysia),  Gittan Merete Gustafsson (Belanda), Yokosuka Tomomi (Jepang), dan Juan Carlos Sanavas (Spanyol). (Ad.Wic)