Hah !? Ada WNA di Yogya Masuk DPT Pemilu ?

YOGYAKARTA: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIYmencatat ada sebanyak 10 warga negara asing (WNA) di Daerah Istimewa Yogyakarta tercatat masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019.

Para WNA itu berasal dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Swiss, Malaysia, Spanyol, Jepang, hingga Belanda.

Dari 10 WNA itu sebanyak delapan orang tinggal di Kabupaten Bantul, meliputi kecamatan Kretek, Banguntapan, dan Kasihan. Sedangkan dua WNA ada di Sleman (kecamatan Berbah) dan Kota Yogyakarta ( Kecamatan Mergangsan).

“Terbanyak WNA dari Eropa, mereka ada di tiga kabupaten/kota DIY,” ujar Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY, Amir Nashiruddin Rabu 6 Maret 2019.

Amir menuturkan, temuan itu setelah Bawaslu DIY menindaklanjuti temuan dari Bawaslu pusat yang sebelumnya menyebut ada tiga WNA di Yogyakarta masuk DPT.  Namun saat dilakukan pendalaman ternyata jumlahnya lebih.

Amir menuturkan awalnya terindikasi ada 11 WNA. Namun setelah pihaknya melakukan proses verifikasi ternyata satu orang WNA statusnya naturalisasi dan sudah tinggal 10 tahun di Kabupaten Gunungkidul.

Atas temuan itu Bawaslu akan melakukan verifikasi data daftar pemilih yang ada di kabupaten dan kota. “Kami masih terus sisir selama tiga hari ke depan potensi adanya WNA yang masuk DPT,” ujarnya.

Dari penelusuran sementara untuk Kabupaten Sleman terbaca potensi WNA yang masuk DPT ada 32 orang, Kabupaten Gunungkidul 9 orang, dan Kulonprogo nihil.

Amir menuturkan syarat bisa mengikuti pemilu merupakan WNI yang dibuktikan dengan kepemilikan KTP Elektronik. (Ad.Wic)